Kalian percaya tidak dengan istilah, "di dalam kesempitan pasti masih ada kesempatan". Kalau aku, sangat yakin dan percaya. Ya, istilah itu menjadi salah satu cambuk dalam hidupku. Banyak sekali hal yang kita alami setiap harinya, tentu itu tidak hanya menguatkan kita, tapi juga bisa jadi melemahkan kita. Itulah, yang menyebabkan suatu niat hanya tetap menjadi niat, tanpa ada realisasinya. Terkadang kita menganggapnya sebagai sebuah kemalasan, tetapi semua itu sejatinya hanya tentang satu kata, yaitu tekat. Seberapa besar tekat dalam diri kita? Seperti yang aku alami dua hari lalu. Aku yang sejatinya malas sekali check mata karena paling tidak suka rumah sakit sukanya rumah sehat, mau tidak mau harus melakukan itu karena frame kacamata patah. Sebenarnya bisa sih cuma ke optik untuk ganti frame , tapi karena sudah lama sekali tidak periksa mata, sekaligus ingin menggunakan BPJS yang belum pernah dipakai, jadi deh check mata ke dokter mata. Ya memang harus gitu sih,...
Sebuah kisah tentang cita rasa manusia