Langsung ke konten utama

Bulan Bahasa Sastra Indonesia, FIB, UGM 2013

BULAN BAHASA KMSI 2013
(TUMPEH-TUMPEH)
            Bulan Bahasa adalah acara tahunan yang di selenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI). Bulan Bahasa tahun ini mengangkat tema Meneropong Perkembangan Bahasa dan Sastra Indonesia Masa Kini”. Rangkaian acara Bulan Bahasa terselenggara dari tanggal 16 Oktober 2013 hingga 26 Oktober 2013.
16 Oktober 2013 adalah acara pembukaan yang di laksanakan di panggung terbuka (Pangter) FIB, UGM. Pembukaan acara ini ditandai dengan diterbangkannya puluhan balon secara besama-sama. Selain menerbangkan balon, pada hari yang sama juga terdapat pembacaan puisi oleh mahasiswa dan dosen Sastra Indonesia, Muhammad Hamdan Mukafi dan Bapak Heru Marwata. Selepas acara pembukaan dan pembacaan puisi, dilanjutkan dengan bedah buku antologi cerpen mahasiswa Sastra Indonesia berjudul “Menunggu Pagi” berisi sepuluh cerpen pilihan. Bedah buku antologi cerpen “Menunggu Pagi” dilaksanakan di Auditorium, FIB, UGM dan di bedah oleh Bapak Pujiharto (Dosen Sastra Indonesia) dan Sulfiza Ariska(Penulis, Pemenang Unggulan Sayembara Menulis Novel DKJ).
            Rangkaian acara Bulan Bahasa kedua yaitu Talkshow "Ekranisasi Sebagai Potret Perkembangan Bahasa & Sastra Indonesia" bersama penulis kece Bernard Batubara (penulis novel Radio Galau) dan seorang sutradara yaitu Senoaji Julius. Acara ini berlangsung pada 18 Oktober 2013 di Auditorium FIB, UGM.
            Rangkaian acara Bulan Bahasa ketiga yangg terselenggara pada 21 Oktober 2013 adalah Kuliah Umum "Linguistik Komputasional" oleh Bapak Totok dari Badan Bahasa sekaligus seorang dosen Sastra Indonesia di Universitas Indonesia (UI). 
Kuliah umum bertenmpat di Auditorium, FIB, UGM.
            Rangkaian acara terakhir Bulan Bahasa 2013 adalah pementasan Teater KB (Kami Bercerita) yang mengadopsi dari cerpen “Grrhh!!” karya Seno Gumira Ajidarma yang diselenggarakan pada 26 Oktober 2013 di Pelataran Margono, FIB, UGM. Malam puncak Bulan bahasa 2013 ini adalah salah satu dari serangkaian acara yang di uluh-uluhkan oleh pengunjung. Pementasan yang apik berhasil dibawakan Angga, Maya, Dzikri, dan teman-teman pementasan berhasil memukau ratusan pengunjung yang memadati pelataran gedung Margono, hingga tumpeh-tumpeh.
 Dilihat dari akun official resmi Bulan Bahasa KMSI 2013 di twitter (@BulanBahasaUGM), acara yang berlangsung dengan sangat meriah ini mendapat banyak tanggapan positif dari para pengunjung.


Tweet:

Teaternya kereeeeenn :D big applause for @bulanbahasa13 @BulanBahasaUGM @kmsiugm
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

@BulanBahasaUGM Makasih banget, lho, atas teaternya. Menghibur bangeeettt... keren, deh, pokoknya! :3
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

@BulanBahasaUGM trimakasi atas pertujukan nya semalem >,< itu lbih dari keren dab \m/ trimakasi jg buat panitia2 atas fd 16gb nya \:D/ hehe
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

Selamat untuk pementasan yg luar biasa dari @BulanBahasaUGM semalam, semoga ke depan @kmsiugm semakin berkembang dan terus berkarya!
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

Astaghfirullah, lihat cewek2 joget, *ngintip* @bulanbahasaUGM ayo ke sini, rugi kalo gag dateng, serius! ;D
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

thanks @BulanBahasaUGM :D "@Fremli: Sangat terhibur malam minggu ini , thanks FIB :D"
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM

Zombienya mantap penampilannya keren , congrats @BulanBahasaUGM :D
 Di-retweet oleh Bulan Bahasa KMSIUGM




















Banyaknya penonton yang memadati pelataran Gedung Margono dan kepuasan para penonton adalah salah satu indikator suksesnya acara Bulan Bahasa tahun ini. Semoga dengan suksesnya acara Bulan Bahasa 2013 ini Bulan Bahasa pada tahun-tahun berikutnya menjadi sebuah acara yang di nanti-nanti. J















Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENYUM

#Senyum. Adalah satu kata indah yang sulit dilakukan tatkala hati gundah. Memang sejatinya senyum itu mudah, tapi senyum manis tidaklah mudah. Senyum manis adalah senyum kebahagiaan, senyum yang menggambarkan betapa istimewa saat itu, hingga kita lupa perasaan bersedih. Ya, senyum memang mudah dilakukan, tapi senyum manis adalah pilihan dan tidak mungkin tidak dilakukan. Itu karena, senyum dapat merepresentasikan berbagai macam rasa.   Senyum terklasifikasi menjadi dua, yaitu senyum manis dan senyum kecut. Seperti keterangan di atas, senyum manis adalah senyum kebahagiaan, senyum karena perasaan senang. Namun, senyum manis tidak hanya terlihat pada sunggingan bibir yang membentuk bulan sabit, bisa juga disertai air tangis. Itu, seperti senyum seorang tukang becak yang mendapat penumpang setelah menunggu lama sampai beberapa kali tertidur, senyum orang-orang yang tertawa bahagia bersama kawan-kawannya, senyum tangis orang tua tatkala menyambut kepulangan anaknya yang merantau ...

Tentang cintaku dan cintanya untukmu

Tentang cintaku dan cintanya untukmu                 Awalnya, terasa sulit bagiku untuk memulai ini semua.  Memulai hidup baru dengan kekosongan bukan kenestapaan. Mungkin duka, bukan lara. Ini antara kita. Ya, aku, kau, dan mereka... Tentang cintaku dan cintanya untukmu.  Tentang hati yang terasa sedikit ngilu bukan pilu. Ada satu kisah tentang sebuah perjuangan. Tentang sebuah cinta yang tulus namun tak lagi berarti. Tentang pahlawan karena keberuntungan. Maafkan cintaku yang tak sepenuh cintanya untukmu. Maafkan ketidakberdayaanku dalam mempertahankan cintaku padamu. Ini tentang aku, kamu dan mereka. Ini tentang cinta.                 Aku menemukan cinta baru di pertengahan semester awal. Aku mendambakan kabahagiaan dari cinta yang mulai aku tanam. Sesekali aku kembali memungut butir-butir cinta yang mulai hilang terma...

Niat Halal Bi Halal Berujung Ketemu Dr. Aisyah Dahlan di UMS

Berkah ramadan. Sebuah frasa yang patut ku syukuri dari ramadan 1447H dan kurasa perlu diabadikan dalam cetak-cetik Novita ini. hihihi...  Haloha... Eh nongol juga postingan baru di sini. Tandanya apa? Pemilik blogspot ini masih ada di dunia ya... Karena setelah tiga tahun menghilang, ada lagi nih cetak-cetik yang bisa dibaca. Setelah sekian lama, akhirnya aku kembali menuangkan isi kepala, di tengah gedebak-gedebuk dunia yang cukup menyita akal dan tenaga.  Yaaa semoga bisa konsisten nulis lagi, tapi lagi-lagi ngga janji. hihi... Karena jujur, mengekspresikan diri lewat tulisan (semi-privasi) sekarang terasa seperti mendapat tantangan. Apalagi setelah adanya medsos yang memberi wadah untuk mengabadikan momen dengan lebih mudah. Alhasil, isi hati dan pikiran terbungkam, kreativitas dan kemauan menyalurkannya lewat tulisan terpendam. Kegiatan yang dulu menyenangkan dan jadi hobi, lama kelamaan terlupakan. Huft. Oke cukup, sekarang kembali fokus ke judul ya... Senin, 30 Maret 20...